Impian Untuk Adikku

“Saya bisa mendapatkan pekerjaan yang sama di Indonesia tetapi gajinya terlalu rendah”

“Saya menganggur selama 2 tahun di Indonesia dan akhirnya saya memilih untuk bekerja di Malaysia dan meninggalkan keluarga saya di kampung halaman saya. Keluarga saya tidak mampu menampung yuran pengajian saya sehingga saya tidak memiliki pilihan lain untuk menghentikan studi saya. Bagi saya, agak susah untuk mendapat pekerjaan di perusahaan yang baik karena saya tidak mempunyai kualifikasi lain selain SMA. Di Malaysia, saya bekerja sebagai kontraktor dari hari Senin sampai Jumat dan menghadiri kursus di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur untuk mendapatkan sertifikat sebelum saya kembali ke kampung halaman.Saya sangat berharap bahwa saya bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik karena orang tua saya tidak dapat bekerja dan mengakomodasi keluarga kami.

Ianya lebih mudah untuk mencari pekerjaan di Malaysia daripada di kampung halaman saya. Teman sekelas saya dan saya selalu menghabiskan akhir pekan kami untuk melakukan studi kelompok dan saya senang memiliki sekelompok teman yang sangat mendukung dan selalu mengangkat cita-cita saya. Saya sangat berharap adik laki-laki saya yang masih bersekolah memiliki impian yang sama seperti saya dan akan selalu mengingat pengorbanan kami untuk keluarga. “

Solahuddin, 28 tahun, Jawa Timur