Pentingnya Ketulusan

“Majikan saya melayan saya seperti saudara perempuannya.”

“Suami saya dan saya sudah bercerai dan saat itu, saya tidak memiliki pekerjaan atau tabungan. Karena pekerjaan di kampung halaman saya sangat terbatas, saya memutuskan untuk menerima kesempatan untuk bekerja di Malaysia dan mendapatkan sejumlah uang untuk masa pensiun saya. Anak saya juga mengikuti saya ke Malaysia dan bekerja sebagai satpam di Kuala Lumpur, sayalah yang merawatnya sejak kecil dan anak saya juga tidak sanggup melihat saya sendiri di luar negeri. Dia akan membawa saya kemanapun karena dia takut terjadi sesuatu yang buruk pada saya jika saya pergi sendirian. Dia ingin menghemat uang untuk pernikahannya dan kami berdua bekerja untuk keuangan kami di masa depan.

Hidup saya di Malaysia diberkati karena atasan saya menolak untuk membiarkan saya kembali ke kampung halaman saya karena saya mendengarkannya dan dengan ketat mengikuti peraturan saat saya bekerja. Saya bekerja dan menghasilkan uang dengan tulus. Saya juga mengajari anak saya untuk selalu tulus saat bekerja agar uang yang dia dapat diberkati. “

Ibah, Jawa Timur