Menunggu Waktu Yang Tepat

“Saya tidak sabar untuk pulang ke kampung”

“Ini adalah tahun kelima saya di Malaysia, mungkin saya bisa mengadakan makan malam kesyukuran karena tabungan saya akhirnya cukup untuk memperbaiki rumah saya di desa, dan anak saya hampir lulus SMA sehingga dia bisa bekerja sama untuk membantu keluarga kami. Sebelum ini, saya mengirim uang setiap bulan kepada anak saya sampai dia selesai sekolah dan sudah mencari pekerjaan di Singapura, dimana abang saya juga bekerja di Singapura dan saya tidak khawatir dengan anak saya. Saya diberi gaji RM 600 saat saya pertama kali tiba di Malaysia tapi biaya pada saat itu masih masuk akal, sekarang saya harus menghemat lebih agar pengeluaran kami setiap bulan cukup dan kapan waktunya tiba, saya akan kembali ke kampung halaman saya dan menghabiskan masa pensiun saya. “

Norjannah, 36 tahun, Surabaya