Mencari dan menyimpan uang untuk membantu keluarga

“Saya datang ke Singapura karena saya sangat membutuhkan pekerjaan. Saya ingin mendapatkan dan menyimpan uang untuk membantu keluarga di kampung halamanku di Lombok, Indonesia.

Saya tidak pernah berencana untuk pindah dari desa saya sampai teman saya memberi tahu saya bahwa bekerja di Singapura akan memungkinkan saya merasakan “menjalani hidup Anda sepenuhnya” di masa depan. Saya bertanya padanya kembali dengan sejuta keraguan dalam pikiran saya mengapa dia berkata seperti itu. Dia menjelaskan kepada saya, pembayaran yang akan diterima dan ketika mengubahnya ke mata uang Indonesia, akan ada senyum yang tercermin di wajah Anda.

Bersemangat untuk itu, saya bertanya kepada nya apa yang harus dilakukan, bagaimana cara melamar dan seterusnya. Dia menceritakan dengan saya bahwa mantan majikannya menjalankan bisnis makanan di pusat jajanan yang terletak di Adam Road. Dimana sebuah warung makanan. Sebagian besar terdiri dari makanan Melayu, Indonesia, Cina, India, Barat dan minuman. Jadi mereka menawarinya pekerjaan di sana. Bekerja setiap hari mulai dari hari Senin hingga Minggu. Dari jam 10 pagi sampai jam 6 sore.

Karena saya sangat membutuhkan pekerjaan jadi saya mengajukan diri. Saya bertanya apakah majikannya mencari pekerja dan dia menjawab ya. Saat dia mengatakan ya, saya sangat bersyukur kepada Tuhan dan saya sangat bahagia.

Saya bekerja di sini sebagai pelayan. Saya menerima pesanan dan pada saat yang sama saya memasak. Majikan seperti orang yang ramah. Saya merasa seperti berada di rumah di mana memasak dan melayani makanan dari tempat daerah tempat tinggal. Meskipun saya tinggal di apartemen bersama dengan pekerja lain. Tetapi mereka semua sopan dan sangat membantu.

Saya menerima gaji saya pada akhir bulan. Saya tidak menghabiskan banyak uang karena saya selalu mentransfer uang ke Lombok setiap dua bulan. Majikan saya terkadang memberi saya uang tambahan untuk ditransfer kembali ke keluarga saya. Mereka mengatakan saya bekerja keras dan berhak mendapat uang tambahan. Setiap kali saya ingin mentransfer uang kembali ke keluarga saya, majikan saya akan memberi saya tambahan beberapa ratusan dolar Singapura. Suatu hari ketika saya pensiun, saya berencana untuk membuka restoran di Lombok dari pengalaman dan pengetahuan yang saya dapatkan di sini. “

Dian, 40 tahun, Lombok