Memanfaatkan Waktu Luang Dengan Baik

“Sepupu saya menasehati saya untuk memanfaatkan waktu luang saya dengan baik. Dia juga merekomendasikan saya untuk mengikuti kursus kecantikan rambut.”

“Ayah saya meninggal 6 tahun yang lalu, meninggalkan saya dan ibu saya. Sebagai orang tua tunggal dan anak satu-satunya, saya harus bisa berperan sebagai tulang punggung untuk ibu dan anak perempuan saya di kampung. Saya ingat pertama kali saya datang ke Singapura pertengahan 2014, anak perempuan saya masih berumur 4 tahun dan baru saja masuk sekolah Taman Kanak-Kanak. Sungguh berat meninggalkan mereka. Tapi di Indonesia, sulit sekali mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lumayan, apalagi saya tidak berpendidikan tinggi.

Saya bekerja sebagai asisten rumah tangga di sini dan mendapatkan cuti satu hari setiap bulannya. Saya selalu menggunakan cuti saya untuk bertemu dengan sepupu saya yang juga bekerja di Singapura. Kita sama-sama suka membaca buku. Kadang, saya meminjam bukunya, membacanya hingga selesai, dan membahas isi cerita tersebut bersama-sama.

Sepupu saya menasehati saya untuk memanfaatkan waktu luang saya dengan baik. Dia juga merekomendasikan saya untuk mengikuti kursus kecantikan rambut. Saya ikuti saran dia. Syukurlah, beasiswa saya diterima dan tahun depan sudah bisa mengikuti kelas tersebut. Jadi, mulai tahun depan, saya akan mendapat 2 hari libur setiap bulannya. Untungnya, majikan saya setuju dan mendukung keputusan saya. Saya harap setelah lulus nanti, saya bisa pulang, membuka salon sendiri, dan membahagiakan ibu dan anak saya.”

Ana, 26, Blitar