Kekuatan Seorang Ibu

Selama 6 tahun, hanya 6 kali saya bertemu anak saya tapi saya tidak peduli asalkan anak saya mengingat saya sebagai ibunya

“Saya telah menjadi ibu tunggal dan telah menjaga anak saya sendiri, saya meninggalkan anak saya di desa saat baru berusia 2 tahun, dan anak saya masih terlalu muda dan belum bisa berbicara dengan saya. Mungkin Tuhan mahu melihat seberapa jauh saya dapat bersabar dan tenang untuk menghadapi tantangan. Saya bekerja di Malaysia untuk mencari uang tambahan untuk masa depan anak saya. Saya tidak ingin hidupnya tidak lengkap tanpa pelajaran jadi saya harap dia berhasil.

Saya jarang pergi berlibur, apalagi pekerjaan saya sebagai promotor mengharuskan saya selalu bekerja setiap hari. Jika hanya ada liburan untuk sementara waktu. Untungnya, atasan saya mengerti bahwa anak saya masih muda dan dia mengizinkan saya pulang ke rumah setahun sekali untuk melihat anak saya. Saya bersyukur bahwa sejak hari pertama saya bekerja, saya memulai sebagai promotor. Saya bisa menggunakan keterampilan yang saya miliki dan keberuntungan saya banyak bicara! Jadi mudah bagi saya untuk melakukan pekerjaan saya. ”

Dewi, 31 tahun, Jawa Tengah