Doaku Akhirnya Dijawab

“Ianya bukan mudah untuk membesarkan 5 orang anak”

“Saya adalah ibu tunggal yang bekerja di Malaysia sejak tahun 1993. Saya memulai pekerjaan pertama saya sebagai pembantu rumah tangga dan saya mengirim uang ke 5 anak saya di Indonesia setiap bulan sejak saat itu. Saya harus bekerja karena saya tidak punya pilihan. Ada kesempatan kerja di kampung halaman saya tapi gaji tidak cukup untuk membayar uang sekolah anak-anak saya dan biaya pendidikan mereka. Sebagai seorang ibu, saya mengambil tantangan dan menerima tawaran pekerjaan di Malaysia. Saya telah bertemu dengan begitu banyak atasan yang sangat memperhatikan karyawan mereka. Beberapa dari mereka memperlakukan saya seperti anggota keluarga dan selalu mendukung setiap kali saya membutuhkan bantuan darinya. Doaku dijawab karena saya selalu berdoa untuk mendapatkan majikan yang perhatian dan baik hati. Majikan saya mendukung keputusan saya dan bahkan mengirim saya ke sekolah ini setiap akhir pekan ketika saya mengatakan kepada mereka bahwa saya ingin terus belajar. Di sekolah ini, saya belajar menjahit dan sedikit kerajinan tangan. Meskipun saya sudah berusia 58 tahun, saya tidak pernah berpikir bahwa saya terlalu tua untuk sekolah. Banyak teman sekelas saya berada dalam rentang usia yang sama dengan saya dan mereka juga selalu mendukung saya. Saya sedang mempersiapkan masa pensiun saya karena uang tabungan saya sudah cukup untuk biaya sendiri. Saya juga memiliki tabungan lain bersama anak-anak saya jadi saya sangat berharap bisa menstabilkan keuangan dan memperbaiki kehidupan kita di Indonesia. “

Suriani, 58 tahun, Jawa Tengah